Cara Menanam dan Merawat Bunga Krisan

Cara Menanam dan Merawat Bunga Krisan

Fishesmusic – Bunga krisan atau bisa juga disebut bunga krisan merupakan salah satu tanaman hias yang banyak peminatnya. Bunga krisan yang memiliki nama latin Krisan ini memiliki bentuk bunga yang memiliki banyak kelopak berwarna berbeda dan menjadi daya tarik tersendiri. Maka tak heran jika banyak orang yang tertarik menanam bunga krisan di kebun dan menjadikannya bunga potong. Di negara lain, bunga ini disebut “ibu” dan memiliki sekitar 40 spesies dengan ribuan varietas.

Namun, beberapa konsumen mengeluh bunga krisan yang masih ada di toko tampak segar, namun beberapa hari kemudian, bunga tersebut tampak mudah layu. Selain itu, banyak peminat bunga hias bertanya-tanya dan masih belum tahu bagaimana cara menanam krisan agar tetap mekar meski sudah di pot dan dibawa pulang. Nah, di bawah ini ada tips Toko Bunga Online dalam menanam dan merawat bunga krisan bagi pemula yang ingin menanam tanaman hias di rumah.

1. Memilih dan mengetahui kondisi lingkungan yang tepat untuk tanaman krisan.

Hal ini dikarenakan bunga krisan lebih menyukai kondisi lingkungan yang sejuk daripada hangat. Jika kondisi lingkungan yang ditempati krisan cenderung hangat, bunganya mudah layu. Bagi Anda yang ingin menanam bunga krisan perlu berhati-hati dengan lingkungan tempat tinggalnya, baik panas maupun dingin.

2. Tips selanjutnya adalah menentukan jenis bunga krisan yang akan Anda tanam.

Ada dua jenis krisan yang biasa ditanam yaitu krisan pot dan krisan potong. Jika Anda hanya ingin menghias halaman rumah Anda, sebaiknya pilih bunga krisan pot, dimana jenis bunga ini memiliki banyak variasi warna, tanamannya pendek, dan harganya relatif lebih murah dibandingkan dengan bunga krisan potong. Namun, jika Anda ingin menanam bunga krisan, sebaiknya pilih bunga krisan potong yang umumnya digunakan sebagai hiasan atau karangan bunga.

3. Pilih waktu yang tepat untuk menanam bunga krisan

Termasuk juga dalam 11 tips menanam dan merawat pertumbuhan bunga krisan. Hal ini dikarenakan bunga krisan termasuk dalam bunga musim gugur, maka di Indonesia sebaiknya menanam bunga jenis ini pada akhir musim hujan.

4. Jika ingin menanam bunga krisan dalam pot, cara dan langkahnya cukup sederhana.

Salah satu langkah yang perlu Anda persiapkan adalah menyiapkan pot dan media tanam. Anda bisa menggunakan pot plastik atau tanah liat. Namun, saat ini banyak yang tidak menggunakan pot tanah liat. Meski pot tanah liat memiliki manfaat bagi tanaman, namun bisa menyerap kelebihan air.

5. Media tanam yang diperlukan adalah humus, sekam padi dan kompos.

Ketiga media tanam ini mudah ditemukan di beberapa toko bunga.

6. Komposisi media tanam yang benar bisa menggunakan perbandingan 1 humus tanah : Kompos kompos.

7. Jika sudah menyediakan media tanam, letakkan di pot plastik kecil atau bahan lainnya.

Kemudian buat lubang sedalam 3 cm, lalu masukkan bibit krisan ke dalam lubang tersebut dan tambahkan daun krisan secukupnya di atasnya.

8. Jika bunga krisan sudah bertunas, Anda bisa meletakkannya di pot yang lebih besar dengan menggunakan media tanam yang sama seperti sebelumnya, yaitu humus dan tanah kompos.

9. Langkah selanjutnya anda bisa menyiram bunga krisan secara rutin setiap pagi, dengan kondisi tanah yang cukup lembab dan lembab.

Hindari menyiram bunga sampai airnya mandek. Ini dapat menyebabkan pembusukan cepat pada akar tanaman. Penyiraman pada sore dan malam hari dapat membuat bunga krisan mudah terserang penyakit. Selain itu, penyiraman bunga krisan pada siang hari dapat mengganggu proses fotosintesis tanaman. Oleh karena itu, hindari menyiram bunga krisan pada sore, malam dan malam hari untuk menghindari hal-hal tersebut.

10. Anda juga harus memastikan bahwa bunga krisan mendapatkan sinar matahari yang cukup.

Meskipun bunga krisan tidak termasuk dalam jenis bunga yang suka panas, setidaknya Anda harus meletakkan bunga di lokasi yang cukup sinar matahari atau hanya beberapa jam dalam sehari.

11. Tambahkan pemupukan menggunakan kompos secara rutin setiap satu hingga beberapa bulan sekali.

Hal ini dimaksudkan untuk mendukung nutrisi bunga krisan. Tidak hanya itu, menanam krisan dari biji bisa dilakukan di tengah kuncup, tetapi jika Anda membeli krisan dewasa, tidak diperlukan teknik mencubit atau memangkas.

Menempatkan bunga krisan di taman di bawah pohon dapat memberikan udara segar, dan sinar matahari tetap dapat bersinar secara tidak langsung. Karena jika terkena tanaman krisan secara langsung dapat menyebabkan bunga menjadi layu. Anda juga bisa menempatkan bunga krisan di dalam ruangan sebagai hiasan atau ornamen, namun jangan lupa untuk membawanya ke luar untuk mendapatkan sinar matahari yang cukup. Cahaya matahari berperan dalam proses fotosintesis pada tumbuhan.

Sumber: Toko Bunga Terdekat